Inilah Profil 5 Perancang Busana Indonesia yang Membawa Model Batik di Ajang Internasional

model batik

Kebanggaan masyarakat Indonesia akan Batik sudah tidak diragukan lagi. Berbagai daerah memiliki pola dan model batik yang khas. Kekayaan Indonesia memang layak untuk dipamerkan di ajang Internasional. Para perancang busana Indonesia telah berhasil menyita perhatian dunia dengan keindahan batik, didukung dengan model rancangan yang modist,dan classy.

Inilah Profil 5 Perancang Busana Indonesia yang Membawa Model Batik di Ajang Internasional

Ghea Panggabean

( Foto : Bisnis Wisata )

Perancang Busana wanita senior ini sudah sejak lama berkarya mengharumkan nama bangsa Indonesia. Wanita kelahiran Rotterdam 64 tahun lalu ini menempuh Pendidikan fashion­-nya di London, Inggris. Kekhasan dari peragaan busana miliknya adalah kesukaannya dalam menggunakan motif kain tradisional.

Riana Kusuma Astuti

( Foto : Women Obsession )

Satu lagi wanita Indonesia yang menginspirasi, Riana Kusuma Astuti. Terlahir dari orang tua yang merupakan pengusaha batik di Solo, ia terbiasa membantu keduanya sejak kecil. Mulaid ari merapikan barang dagangan hingga menjajakannya di Pasar Klewer. Hal itu memupuk jiwa marketing dalam dirinya. Sehingga memudahkan dirinya untuk mengembangkan usaha di bidang Batik, yang ia mulai dengan menjual 7 potong kain lurik.

Edward Hutabarat

Perancang busana Indonesia kelahiran Tarutung Sumatra Utara 60 tahun lalu ini dikenal sebagai curator seni dan budaya. Melalui tangan berbakatnya ia menciptakan berbagai model batik yang chic, modern, dan berkelas. Kecintaannya terhadap batik benar – benar besar. Tidak tanggung – tanggung, untuk membuat satu model batik berbagai riset dan bentuk pendekatan ia lakukan. Hal itu demi mencapai cita – citanya untuk melestarikan batik dan menghargai proses pembuatan serta pengorbanan yang dilakukan oleh para wanita yang merakit kain batik.

Oscar Lawalata

( Foto : Dream )

Baca Juga :  Rekomendasi Padu Padankan Setelan Kulot untuk Semua Acara

Memiliki nama lengkap Oscar Septianus Lawalata lahir di Pekanbaru Riau 41 tahun yang lalu. Putra dari seorang artis Indonesia bernama Reggy Lawalata. Untuk mengasah bakatnya, ia pernah menempuh Pendidikan di sekolah mode di Jakarta, yaitu Esmod. Namun karena krisis moneter yang melanda Indonesia tahun 1998, ia tidak dapat meneruskan pendidikannya dan beralih memilih merintis usaha fashion. Usaha memang tidak pernah mengkhianati hasil. Dengan keyakinan dan ketenunan ia berhasil berkiprah menjadi perancang busana yang berprestasi. Beberapa model batik hasil karyanya sudah banyak dipamerkan di ajak nasional maupun internasional yang bergengsi.

Denny Wirawan

Satu perancang busana Indonesia yang sukses memamerkan batik di ajang Internasional adalah Denny Wirawan. Pria ini memulai kiprahnya sebagai perancang busana di tahun 1992. Di tahun 1993 ia berhasil menjadi runner up dan juara favorit di Lomba Perancang Mode yang diadakan oleh Femina. Karirnya semakin bersinar di tahun 1999 ketika ia bergabung di Indonesian Fashion Designer Council (IFDC). Selama 4 tahun ini, Denny Wirawan membuka fashion studio dengan brand miliknya sendiri yang diberikan nama sesuai dengan Namanya : DENNY WIRAWAN.

Itulah kelima perancang busana Indonesia yang telah berjasa melestarikan Batik sebagai kekayaan bangsa. Tidak hanya mereka saja lho yang bisa berjasa. Kita juga bisa pastinya. Teruslah berbangga menggunakan batik, khususnya batik tulis. Ingat ada keringat, ada pengorbanan, dan kreatifitas para ibu – ibu nusantara dalam setiap goresan batik tulis. Apalagi saat ini berbagai model batik cantik nan modern sudah banyak dan bisa ditiru. Jadi tidak ada alasan “takut tidak modist” untuk menggunakan batik.